Dari
gambar tersebut metode hermenetika merupakan gambaran dari kehidupan manusia.
Hermenetika dibagi menjadi dua yaitu garis lurus dan lingkaran. Maksud dari
garis lurus tersebut bahwa seumur hidup kita hanya sekali kita melakukan dan
bertemu denga waktu itu dan tidak bisa di ulang, maka dari itu setiap waktu
yang kita lewati harus kita manfaatkan sebaik mungkin agar yang kita lakukan
tidak ada penyesalan pada akhirnya. Lingkaran maksudnya bahwa hidup kita
seperti memutar, bisa berulang atau bisa diposisi di atas maupun di bawah,
seperti pagi bertemu pagi. Hidup kita
perlu sebuah interaksi seperti guru dan murid-muridnya.
Senin, 08 April 2013
Rabu, 20 Maret 2013
Mathematics and Language 4 (REFLEKSI 11)
Dengan pendapat bapak
di atas saya dapatmenyimpulkan bahwa matematika dapat dibagi menjadi dua bagian
yaitu matematika murni dan pendidikan matematika. Gaya belajar antara matematika
murni dengan pendidikan matematika tentu berbeda. Matematika murni mempelajari
tentang bagaimana penerapan matematika, logika matematika sedangkan pendidikan
matematika masih mengarah ke bagaimana metode mengajar di dalam kelas seperti
pendidikan SD, SMP, maupun SMA. Konsep yang dipakai dalam pendidikan matematika
adalah cara berpikir siswa lewat intuisi yang mereka kembangkan. Dengan intuisis
yang mereka kembangkan dapat mereka bangun sendiri menurut persepsi mereka
tentang matematika.
Mathematics and Language 2 (REFLEKSI 10)
Saya setuju dengan
pendapat Pak Marsigit bahwa jika menjadi seorang guru matematika sebelumnya
juga harus menguasai materi matematika itu.
Akan sulit bagi seorang guru jika dalam mengajarnya belum benar-benar
bisa menguasai materi. Menjadi seorang guru juga harus mengerti apa yang
sebenarnya diharapkan siswa. Belajar tanpa
sebuah paksaan mungkin merupakan harapan siswa kepada seorang gurunya, karena
jika terjadi sebuah paksaan dan siswa belum merasa siap ini akan menjadi
bencana bagi guru itu sendiri. Akan lebih baik jika siswa yang menyatakan
sendiri bahwa matematika itu indah dan
guru hanya bertindak sebagai fasilitator.
Minggu, 10 Maret 2013
Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2) REFLEKSI 9
Intuisi menjadi sangat
penting di dalm pembelajaran matematika. Intuisi akan muncul setelah adanya
pengalaman. Siswa akan lebih mengerti
matematika jika perkembangan
intuisinya baik. Tetapi beda di dalam Ujian Nasional, siswa lebih di tekankan
dalam aspek kognitif saja dan tidak diberi kesempatan untuk mengembangkan
intuisinya. Pemberian soal yang terus menerus dan rumus-rumus yang diberikan
guru akan memberikan dampak negatif bagi siswa, siswa bisa menjadi tertekan dan
bersifat kaku terhadap perkembangan pengetahuannya. Intuisi diharapkan mampu
mengembangkan kreativitas siswa dalam pengetahuannya mengenai matematika,
sehingga diharapkan matematika menjadi mudah bagi siswa.
Selasa, 05 Maret 2013
Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 6: Apakah Matematika itu Ilmu? (Refleksi 8)
Dengan berdasarkan ungkapan dari Immanuel Kant mengenai
Matematika, saya menjadi mengerti bahwa matematika bisa di anggap sebagai ilmu
atau juga bisa di anggap bukan sebagai ilmu. Matematika akan menjadi ilmu
apabila di dalamnya terdapat intuisi ruang dan waktu yang dapat berasal dari sebuah pengalaman.
Senin, 04 Maret 2013
Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 3: Budaya Matematika Menghasilkan Mathematical Intuition (Refleksi 7)
Saya menjadi mengerti bahwa peran intuisi sangat penting dalam
pembelajaran matematika. Dengan intuisi peserta didik dapat
mengembangkan ide-ide/gagasannya sendiri dengan kreativitasnya sendiri.
Pengalaman juga diperlukan dalam pengembangan intuisi, semakin banyak
pengalaman yang d dapat oleh peserta didik semakin baik pula perkembangn
intuisinya.Dan kita sadari bahwa pembudayaan matematika merupakan
tanggung jawab semua pihak.
Rabu, 27 Februari 2013
REFLEKSI :Lesson Study dan Siswa Berkebutuhan Khusus Belajar Matematika (Telah dimuat di Bernas, 26 Agustus 2008)
Lesson study sangat bermanfaat erat kaitannya dengan
pembelajaran matematika dan Penjas Adapted untuk anak berkebutuhan khusus. Perlu
perhatian khusus bagi mereka, karena kemampuan yang mereka miliki berbeda
dengan kita , tingkat kesulitan, kelainan fisik, mental dan tingakt emosi yang
tidak sama dengan anak-anak normal lainnya, tapi hak mereka sama yaitu sama-sama
berhak memperoleh pendidikan. Lesson study ini sangat bermanfaat untuk membantu
mengatasi anak-anak berkebutuhan khusus. Di harapkan dengan lesson study ini
guru dapat profesional, melayani dan dapat memberikan
motivasi kepada mereka yang berkebutuhan khusus agar mereka dapat berkembang
dan termotivasi bahwa mereka bisa melakukannya.
Langganan:
Komentar (Atom)